RAPAT PARIPURNA DPRD PENYAMPAIAN LKPJ TA 2025, DPRD POLEWALI MANDAR DORONG PENINGKATAN KINERJA PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN PUBLIK
31 Mar 2026 RUANG SIDANG
POLMAN, DPRD – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, yang disampaikan oleh Wakil Bupati Polewali Mandar, Selasa (31/3/2026).
Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Polewali Mandar, Andi Nursami Masdar, memaparkan sejumlah capaian kinerja pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Salah satu indikator yang menunjukkan tren positif adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita yang berhasil melampaui target.
PDRB per kapita tahun 2025 ditargetkan sebesar 38,01 juta rupiah dan terealisasi sebesar 38,06 juta rupiah atau mencapai 100,13 persen. Capaian ini juga menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 35,45 juta rupiah.
Selain itu, pada sektor infrastruktur, indeks infrastruktur Kabupaten Polewali Mandar tercatat sebesar 68,08 poin atau mencapai 94,97 persen dari target yang telah ditetapkan. Indeks ini menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah serta meningkatkan daya tarik investasi.
Untuk indeks desa, yang digunakan dalam menentukan status perkembangan desa sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, Kabupaten Polewali Mandar mencatat capaian sebesar 72,37 poin atau 97,61 persen dari target tahun 2025.
Sementara itu, indeks kualitas lingkungan hidup menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya, yaitu dari 68,36 poin pada tahun 2024 menjadi 78,20 poin pada tahun 2025. Peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai komponen, di antaranya kualitas air, udara, dan lahan.
Menanggapi penyampaian LKPJ tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Fahry Fadly, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja pemerintah daerah, sekaligus menekankan pentingnya peningkatan pada beberapa sektor strategis, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.
DPRD Kabupaten Polewali Mandar memandang bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat, guna memastikan kebijakan yang diambil dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat yang luas,” ujar Ketua DPRD.
Melalui forum paripurna ini, DPRD Kabupaten Polewali Mandar berharap seluruh capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi dapat diselesaikan secara bersama melalui langkah-langkah strategis dan berkelanjutan.
Rapat paripurna berlangsung dengan lancar dan menjadi bagian penting dalam mekanisme evaluasi kinerja pemerintah daerah sebagai wujud akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat.
Kegiatan Terbaru
Respons Cepat Aspirasi Masyarakat, Komisi II DPRD Polman Gelar RDP Terkait Distribusi BBM...
POLMAN, DPRD – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan Cipayung Plus Polewali Mandar pada Senin, 6 April 2026. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Penerimaan Aspirasi DPRD Polman.Rapat ini merupakan langkah tindak lanjut DPRD dalam mendengar langsung masukan dari organisasi pemuda dan mahasiswa terkait dinamika distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berdampak pada masyarakat, khususnya bagi sektor produktif seperti nelayan dan petani.Melalui forum ini, Komisi I DPRD berupaya menghimpun data dan kendala yang ada di lapangan mengenai pengurusan surat izin konsumsi BBM bagi warga. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat mendapatkan ruang untuk didiskusikan demi mencari solusi terbaik bersama pemerintah daerah dan pihak terkait....
Selengkapnya...
DPRD Polman Gelar Rapat Kerja Pansus I Bahas Raperda Pajak dan Retribusi Daerah...
POLMAN, DPRD – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar melalui Panitia Khusus (Pansus) I menggelar Rapat Kerja pada Rabu, 1 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Penerimaan Aspirasi ini berfokus pada pembahasan krusial mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).Agenda utama rapat ini adalah menindaklanjuti Surat Keputusan DPRD Nomor 7 Tahun 2025 terkait pembahasan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.Rapat ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Pansus I dan dihadiri oleh para anggota terkait. Perubahan regulasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan tata kelola keuangan daerah serta menyesuaikan kebijakan pajak dan retribusi agar lebih relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini....
Selengkapnya...
RAPAT PARIPURNA DPRD PENYAMPAIAN LKPJ TA 2025, DPRD POLEWALI MANDAR DORONG PENINGKATAN KINERJA PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN PUBLIK...
POLMAN, DPRD – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, yang disampaikan oleh Wakil Bupati Polewali Mandar, Selasa (31/3/2026). Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Polewali Mandar, Andi Nursami Masdar, memaparkan sejumlah capaian kinerja pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Salah satu indikator yang menunjukkan tren positif adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita yang berhasil melampaui target. PDRB per kapita tahun 2025 ditargetkan sebesar 38,01 juta rupiah dan terealisasi sebesar 38,06 juta rupiah atau mencapai 100,13 persen. Capaian ini juga menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 35,45 juta rupiah. Selain itu, pada sektor infrastruktur, indeks infrastruktur Kabupaten Polewali Mandar tercatat sebesar 68,08 poin atau mencapai 94,97 persen dari target yang telah ditetapkan. Indeks ini menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah serta meningkatkan daya tarik investasi. Untuk indeks desa, yang digunakan dalam menentukan status perkembangan desa sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, Kabupaten Polewali Mandar mencatat capaian sebesar 72,37 poin atau 97,61 persen dari target tahun 2025. Sementara itu, indeks kualitas lingkungan hidup menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya, yaitu dari 68,36 poin pada tahun 2024 menjadi 78,20 poin pada tahun 2025. Peningkatan ini dipengaruhi oleh berbagai komponen, di antaranya kualitas air, udara, dan lahan. Menanggapi penyampaian LKPJ tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Fahry Fadly, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja pemerintah daerah, sekaligus menekankan pentingnya peningkatan pada beberapa sektor strategis, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat. DPRD Kabupaten Polewali Mandar memandang bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat, guna memastikan kebijakan yang diambil dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. “Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat yang luas,” ujar Ketua DPRD. Melalui forum paripurna ini, DPRD Kabupaten Polewali Mandar berharap seluruh capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi dapat diselesaikan secara bersama melalui langkah-langkah strategis dan berkelanjutan. Rapat paripurna berlangsung dengan lancar dan menjadi bagian penting dalam mekanisme evaluasi kinerja pemerintah daerah sebagai wujud akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat....
Selengkapnya...MAHASISWA SAMPAIKAN ASPIRASI TERKAIT KEPESERTAAN BPJS, DPRD POLMAN SIAP TINDAK LANJUTI USAI LEBARAN...
POLMAN, DPRD – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan menyampaikan aspirasi terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Polewali Mandar, Senin (16/3/2026). Aspirasi tersebut disampaikan melalui aksi yang berlangsung secara tertib di wilayah kota Polewali Mandar. Mahasiswa menyoroti dampak penonaktifan kepesertaan terhadap masyarakat kurang mampu yang selama ini bergantung pada program jaminan kesehatan pemerintah. Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta adanya penjelasan terbuka serta langkah konkret dari pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Polewali Mandar untuk memastikan keberlanjutan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Fahry Fadly, memberikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa dalam menyuarakan isu-isu sosial kemasyarakatan. Ia menilai, penyampaian aspirasi tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dalam sistem demokrasi. DPRD Kabupaten Polewali Mandar, lanjutnya, akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait yang menangani program jaminan kesehatan. “Persoalan ini menjadi perhatian bersama dan akan kami tindak lanjuti secara serius dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa pembahasan lanjutan direncanakan akan dilakukan setelah masa libur Hari Raya Idul Fitri, guna mencari solusi terbaik yang tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Aksi penyampaian aspirasi berlangsung dengan aman dan tertib, serta mendapat pengawalan dari aparat keamanan. DPRD Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan menerima masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, khususnya dalam sektor kesehatan....
Selengkapnya...